Jadwal Kegiatan

<< September 2014 >> 
 Se  Se  Ra  Ka  Ju  Sa  Mi 
  1  2  3  4  5  6  7
  8  91011121314
15161718192021
22232425262728
2930     

Pilih Artikel

Statistik


Kunjungan hari ini:83
Kunjungan kemarin:70
Kunjungan bulan ini:1903
Kunjungan bulan lalu:1854
Kunjungan tahun ini:16824
Kunjungan total69624
Jadwal : Klik tanggal yang ditandai pada kalender JADWAL KEGIATAN di sebelah kiri
Taqfu (تَقْفُ) Menengkuk PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Qur'an
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Selasa, 30 September 2014 21:13

Kalau dilarang, “Jangan menengkuk! Nya!”

Pasti nyonya bingung, “Apa maksudnya?.”

Dalam Al-Qur’an, “Walaa taqfu” Adalah ‘jangan menengkuk!’ [1]

Artinya jangan hanya di belakang tengkuk

Maksudnya, “Jangan hanya mengikuti di belakang tengkuk”

Maksudnya, “Harus tau ilmunya, Nduk.”

 


[1] { وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ } [الإسراء: 36].

 

 
Talak Sebelum Jimak PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Qur'an
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Selasa, 30 September 2014 05:46

Kajian Bersambung

Surat Al-Baqarah 236 – 237

{لَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِنْ طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ مَا لَمْ تَمَسُّوهُنَّ أَوْ تَفْرِضُوا لَهُنَّ فَرِيضَةً وَمَتِّعُوهُنَّ عَلَى الْمُوسِعِ قَدَرُهُ وَعَلَى الْمُقْتِرِ قَدَرُهُ مَتَاعًا بِالْمَعْرُوفِ حَقًّا عَلَى الْمُحْسِنِينَ () وَإِنْ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَمَسُّوهُنَّ وَقَدْ فَرَضْتُمْ لَهُنَّ فَرِيضَةً فَنِصْفُ مَا فَرَضْتُمْ إِلَّا أَنْ يَعْفُونَ أَوْ يَعْفُوَ الَّذِي بِيَدِهِ عُقْدَةُ النِّكَاحِ وَأَنْ تَعْفُوا أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَلَا تَنْسَوُا الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ إِنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ () } [البقرة: 236، 237].

 

Artinya:

Tiada dosa atas kalian jika mentalak wanita, di waktu mereka belum kalian sentuh (jimak), atau kalian (belum) menentukan maskawin untuk mereka. Berilah bekal mereka!. Atas orang yang rizqinya luas, kadar kira dia. Atas yang miskin, kadar kira dia. Sebagai bekal bil-makruf. Hak atas kaum Muhsin (Pelaku kebaikan). (236)

Jika kalian mentalak mereka (istri), sejak sebelum kalian sentuh (jimak), padahal kalian telah menentukan maskawin dengan pasti untuk mereka, maka (kalian berhak menarik) setengah yang telah kalian tentukan. Kecuali jika mereka (mantan istri), atau (suami) yang tangannya (memegang) akad nikah, mengampuni (mengikhlaskan). Jika kalian mengampuni (mengikhlaskan maskawin), lebih dekat pada taqwa. Jangan melupakan keutamaan di antara kalian! Sungguh Allah Maha Melihat pada yang kalian amalkan. (237). 

 
Melaksanakan Pesan Guru Besar PDF Cetak E-mail
Kisah Islam - Kisah Lainnya
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Senin, 29 September 2014 16:02

Bukhari berkata, “Kami berada di sisi Ishaq bin Rahawaih yang berkata:

‘Hendaklah kalian menyusun kitab ringkasan! Untuk Hadits shohih, yakni Sunnah Rasulillah SAW!’.

Perintah tersebut bersarang di ruang hati saya. Hingga saya menghimpun Kumpulan Hadits Shohih. Kami meriwayatkan dengan isnad tsabit (kokoh).”

Sulaiman berkata, “Saya pernah mendengar Bukhari berkata ‘saya pernah bermimpi melihat nabi SAW. Sungguh saya seperti berhenti di depannya SAW. Kipas yang saya pegang, saya kipaskan untuk beliau’. Setelah saya tanyakan, sebagian kaum Penakbir Mimpi menjelaskan ‘kau akan mengibaskan kebohongan untuk membela nabi SAW’. Itulah yang mendorong saya untuk mengeluarkan kitab Jamik Shohih.” [1]

 


[1] فتح الباري لابن حجر (1/ 7)

قَالَ أَبُو عبد الله مُحَمَّد بن إِسْمَاعِيل البُخَارِيّ كُنَّا عِنْد إِسْحَاق بن رَاهَوَيْه فَقَالَ لَو جمعتم كتابا مُخْتَصرا لصحيح سُنَّةُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَقع ذَلِك فِي قلبِي فَأخذت فِي جمع الْجَامِع الصَّحِيح وروينا بِالْإِسْنَادِ الثَّابِت عَن مُحَمَّد بن سُلَيْمَان بن فَارس قَالَ سَمِعت البُخَارِيّ يَقُول رَأَيْت النَّبِي صلى الله عَلَيْهِ وَسلم وكأنني وَاقِف بَين يَدَيْهِ وَبِيَدِي مروحة اذب بهَا عَنهُ فَسَأَلت بعض المعبرين فَقَالَ لي أَنْت تذب عَنهُ الْكَذِب فَهُوَ الَّذِي حَملَنِي على إِخْرَاج الْجَامِع الصَّحِيح.

 

 

 
Abu Bakr RA Berjasa PDF Cetak E-mail
Kisah Islam - Kisah Lainnya
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Sabtu, 27 September 2014 16:39

Enam orang, yang ketujuh Bilal, dimerdekakan oleh Abu Bakr RA. Karena Islam:

1.     Amir bin Fuhairah RA, yang ikut dalam Perang Badar dan Uhud. Wafat pada perang Biru Maunah.

2.     Ummu Syumais.

3.     Zinnirah. Ketika dimerdekakan, matanya buta. Kaum Quraisy berkata, “Yang membutakan matanya, Tuhan Lata da Uzza!” Dia membantah, “Mereka bohong! Demi Baitullah! Lata dan Uzza tidak membahayakan dan tidak bermanfaat!.” (Mungkin beliau tidak tau bahwa bersumpah dengan selain Nama Allah, dilarang). Sontak Allah menyembuhkan kebutaanya.

4.     Annahdiyah.

5.     Anak perempuan Anahdiyah. Dua budak ini, milik wanita keluarga Abdiddar. Ketika sedang diperintah menumbuk padi (gandum), oleh majikannya, Abu Bakr lewat. Majikan bersumpah, “Demi Allah aku tak akan memerdekakan kalian! Selamanya!” Abu Bakr perintah, “Merdekakan budakmu! Hai Umma fulan!” Dia membantah, “Kau saja yang memerdekakan! Karena kau yang membuat menderita!” Abu Bakr bertanya, “Saya beli berapa harganya?” Dia menjawab, “Sekian dan sekian” Abu Bakr berkata, “Sudah saya beli untuk dimerdekakan! Hai, kalian berdua kembalilah menumbuk! Untuk dia!” Mereka berdua menjawab, “Masyak kami sudah selesai dari perbudakan, masih disuruh kembali lagi?” Abu Bakr berkata, “Ini kalau kalian mau.”

6.     Di wilayah kampung Bani Adi, Abu Bakr bertemu budak perempuan muslimah, keluarga Bani Muammal, yang disiksa oleh Umar, yang saat itu masih musyrik. Agar meninggalkan Islam. Ketika telah capek, Umar berkata pada Abu Bakr, “Saya jelaskan agar kau maklum. Saya berhenti menyiksa karena punggung saya capek. Namun kau berkata ‘Allah akan menindak kau, seperti ini’.” Budak dibeli untuk dimerdekakan oleh Abu Bakr RA. [1]

 


[1] الروض الأنف (3/ 114)

من أعتقهم أَبُو بكر مَعَ بِلَال:

ثُمّ أَعْتَقَ مَعَهُ عَلَى الْإِسْلَامِ قَبْلَ أَنْ يُهَاجِرَ إلَى الْمَدِينَةِ سِتّ رِقَابٍ بِلَالٌ سَابِعُهُمْ عَامِرُ بْنُ فُهَيْرَةَ، شَهِدَ بَدْرًا وَأُحُدًا، وَقُتِلَ يَوْمَ بِئْرِ مَعُونَةَ شَهِيدًا، وَأُمّ شُمَيْسٍ وَزِنّيرَةُ، وَأُصِيبَ بَصَرُهَا حِينَ أَعْتَقَهَا، فَقَالَتْ قُرَيْشٌ: مَا أَذْهَبَ بصرها إِلَّا اللات وَالْعُزّى ; فَقَالَتْ كَذَبُوا - وَبَيْتِ اللهِ - مَا تضر اللات وَالْعُزّى، وَمَا تَنْفَعَانِ فَرَدّ اللهُ بَصَرَهَا وَأَعْتَقَ النّهْدِيّةَ وَبِنْتَهَا، وَكَانَتَا لِامْرَأَةِ مِنْ بَنِي عَبْدِ الدّارِ فَمَرّ بِهِمَا وَقَدْ بَعَثَتْهُمَا سَيّدَتُهُمَا بِطَحِينِ لَهَا، وَهِيَ تَقُولُ وَاَللهِ لَا أُعْتِقُكُمَا أَبَدًا، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ حِلّا يَا أُمّ فُلَانٍ فَقَالَتْ حِلّ أَنْتَ أَفْسَدْتهمَا فَأَعْتَقَهُمَا ; قَالَ فَبِكَمْ هُمَا؟ قَالَتْ بِكَذَا وَكَذَا، قَالَ قَدْ أَخَذْتهمَا وَهُمَا حُرّتَانِ أَرْجِعَا إلَيْهَا طَحِينَهَا، قَالَتَا: أوَ نَفْرُغُ مِنْهُ يَا أَبَا بَكْرٍ ثُمّ نَرُدّهُ إلَيْهَا؟ قَالَ وَذَلِكَ إنْ شِئْتُمَا وَمَرّ بِجَارِيَةِ بَنِي مُؤَمّلٍ حَيّ مِنْ بَنِي عَدِيّ بْنِ كَعْبٍ، وَكَانَتْ مُسْلِمَةً وَعُمَرُ بْنُ الْخَطّابِ يُعَذّبُهَا لِتَتْرُكَ الْإِسْلَامَ وَهُوَ يَوْمَئِذٍ مُشْرِكٌ وَهُوَ يَضْرِبُهَا، حَتّى إذَا مَلّ قَالَ إنّي أَعْتَذِرُ إلَيْك، إنّي لَمْ أَتْرُكْ إلّا مَلَالَةً فَتَقُولُ كَذَلِكَ فَعَلَ اللهُ بِك، فَابْتَاعَهَا أَبُو بكر فَأعْتقهَا..

 

 

 
Abu Jahl PDF Cetak E-mail
Kisah Islam - Kisah Lainnya
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Sabtu, 27 September 2014 11:09

Nama lengkap Abu Jahl, Amer bin Hisyam bin Al-Mughirah bin Abdillah bin Amer bin Makhzum. (Dalam Perang Badar), dia dipukul dengan pedang, oleh Muadz bin Amer bin Jamuh. Lalu dipatahkan kakinya.

Anak Abu Jahl, Ikrimah, memutus dan membuang tangan Muadz. (Dengan pedang, seorang remaja) Muawwidz bin Afrak, memukul hingga Abu Jahl tak berdaya. Korban ditinggalkan dengan nafas tersengal. Yang membunuh dan memutus lehernya, Abdullah bin Masud RA. Setelah diperintah oleh Rasulillah SAW, agar dicari di pertengahan mayat yang berserakan.

Saudara Abu Jahl, Ash bin Hisyam bin Mughirah, dibunuh oleh mar RA. [1]

 


[1] الروض الأنف (5/ 209)

أَبُو جَهْلِ بْنُ هِشَامٍ - وَاسْمُهُ عَمْرُو بْنُ هِشَامِ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ مَخْزُومٍ - ضَرَبَهُ مُعَاذُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْجَمُوحِ، فَقَطَعَ رِجْلَهُ وَضَرَبَ ابْنُهُ عِكْرِمَةُ يَدَ مُعَاذٍ فَطَرَحَهَا، ثُمّ ضَرَبَهُ مُعَوّذُ ابْنُ عَفْرَاءَ حَتّى أَثْبَتَهُ ثُمّ تَرَكَهُ وَبِهِ رَمَقٌ ثُمّ ذَفّفَ عَلَيْهِ عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُودٍ وَاحْتَزّ رَأْسَهُ حِينَ أَمَرَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُلْتَمَسَ فِي الْقَتْلَى - وَالْعَاصُ بْنُ هِشَامِ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ عُمَرَ بْنِ مَخْزُومٍ، قَتَلَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطّابِ.

 

 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Latest News

Popular


Diperkuat dengan Joomla!. Designed by: joomla themes movie stars Valid XHTML and CSS.