Jadwal Kegiatan

<< April 2014 >> 
 Se  Se  Ra  Ka  Ju  Sa  Mi 
   1  2  3  4  5  6
  7  8  910111213
14151617181920
21222324252627
282930    

Pilih Artikel

Statistik


Kunjungan hari ini:65
Kunjungan kemarin:97
Kunjungan bulan ini:1374
Kunjungan bulan lalu:2291
Kunjungan tahun ini:7260
Kunjungan total60060
Jadwal : Klik tanggal yang ditandai pada kalender JADWAL KEGIATAN di sebelah kiri
Pembicaraan Dua Syetan PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Kamis, 24 April 2014 15:58

 

Ibnu Masud RA berkata, “Syaitan yang menemani muslim, bertemu syaitan yang menemani orang kafir. Syaitan muslim tampak kurus, kumal, dan kerempeng. Hingga ditanya oleh syaitan kafir ‘kasihan kau! Kenapa badanmu rusak?’.

Dia menjawab ‘demi Allah, saya tidak bisa menikmati yang dia miliki, sedikitpun. Kalau makan, dia membaca bismillah. Kalau minum, dia membaca bismillah. Kalau masuk rumah, dia membaca bismillah’.

Yang lain berkata ‘kalau saya, bisa menikmati sebagian makanan dia, bisa minum sebagian minumannya. Bahkan bisa ikut tidur di kasurnya’.

Oleh karena itu, yang syaitan yang satu gemuk; yang lain kurus.” [1]

 

Thabarani meriwayatkan Hadits ini dengan mauquf. Namun rijal-nya shahih.

 


[1] المعجم الكبير للطبراني (9/ 156)

8782 - حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ، عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: " إِنَّ شَّيْطَانَ الْمُؤْمِنِ يَلْقَى شَيْطَانَ الْكَافِرِ فَيَرَى شَيْطَانَ الْمُؤْمِنِ شَاحِبًا أَغْبَرَ مَهْزُولًا، فَيَقُولُ شَيْطَانُ الْكَافِرِ: مَا لَكَ؟ وَيْحَكَ، قَدْ هَلَكْتَ، فَيَقُولُ شَيْطَانُ الْمُؤْمِنِ: لَا وَاللهِ مَا أَصِلُ مَعَهُ إِلَى شَيْءٍ، إِذَا طَعِمَ ذَكَرَ اسْمَ اللهِ، وَإِذَا شَرِبَ ذَكَرَ اسْمَ اللهِ، وَإِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ ذَكَرَ اسْمَ اللهِ، فَيَقُولُ الْآخَرُ: لَكِنِّي آكُلُ مِنْ طَعَامِهِ، وَأَشْرَبُ مِنْ شَرَابِهِ، وَأَنَامُ عَلَى فِرَاشِهِ، فَهَذَا سَاحٌّ، وَهَذَا مَهْزُولٌ "

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/04/pembicaraan-dua-syetan.html

 

 
Surat Al-Baqarah 211 - 213 PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Qur'an
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Kamis, 24 April 2014 13:00

 

Kajian Bersambung

{سَلْ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَمْ آتَيْنَاهُمْ مِنْ آيَةٍ بَيِّنَةٍ وَمَنْ يُبَدِّلْ نِعْمَةَ اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُ فَإِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ () زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ () كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ وَمَا اخْتَلَفَ فِيهِ إِلَّا الَّذِينَ أُوتُوهُ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ فَهَدَى اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَاللَّهُ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ ()} [البقرة: 211 - 213].

 

Artinya:

Tanyakan pada Bani Israil, “Berapa ayat penjelasan yang telah Kami berikan pada mereka?” Padahal barangsiapa menggantikan Nikmat Allah, mulai dari datang(nya), maka sungguh Allah Maha berat siksa(Nya). [211].

 

Kehidupan dunia, telah dihias-hiaskan pada kaum Kafir. Mereka menghina sebagian kaum Iman. Padahal di hari Kiamat, kaum yang bertaqwa, di atas mereka. Dan Allah memberi rizqi pada orang yang Dia kehendaki dengan tanpa hitungan. [212].

 

Dulu manusia, umat yang satu. Lalu Allah:

·        Mengutus para nabi AS, sebagai pemberi kabar gembira, dan menakut-nakuti.

·        Dan menurunkan kitab yang memuat kebenaran, bersama mereka.

Untuk menghukumi manusia, mengenai kebenaran yang mereka perselisihkan. Dan tidak berselisih mengenai kebenaran, kecuali kaum yang telah diberi kebenaran tersebut, setelah beberapa keterangan datang pada mereka, karena dengki antar mereka. Lalu Allah membimbing kaum Iman, pada kebenaran yang mereka perselisihkan, dengan IjinNya. Dan Allah membimbing orang yang Dia kehendaki, pada jalan yang lurus. [213]. 

 

Ibnu Abbas RA menjelaskan, “Jarak antara Nuh dan Adam AS, 10 kurun (lingkaran waktu 100 tahun). Mereka menjalankan syariat yang benar. Karena mereka berselisih, maka Allah mengutus para nabi AS, sebagai pemberi kabar gembira, dan menakut-nakuti.” [1]

 

Mengenai kedengkian kaum Yahudi:

Kepada Umar bin Abdil-Aziz, Muhammad bin Kaeb Al-Quradzi, pernah berkata, “Yang disembelih oleh Ibrahim, Nabi Ismail AS.”

Umar bertanya, “Ini sesuatu yang belum pernah saya ketahui. Namun sungguh kini, saya jadi tahu.”

Lalu dia memanggil seorang Yahudi yang telah Islam, untuk ditanya. Dia menjawab, “Sungguh kaum Yahudi tahu bahwa putra yang disembelih, Ismail AS. Namun mereka dengki pada kalian kaum Arab. Buktinya, dua tanduk kambing kibas yang disembelih, sebagai tebusan Ismail AS tersebut, digantung di dalam Ka’bah. Diramut oleh keturunan Ismail AS, hingga Ka’bah terbakar.” [2]

 


[1] تفسير ابن كثير (1/ 569)

قَالَ ابْنُ جَرِيرٍ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، أَخْبَرَنَا هَمَّام، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: كَانَ بَيْنَ نُوحٍ وَآدَمَ عَشَرَةُ قُرُونٍ، كُلُّهُمْ عَلَى شَرِيعَةٍ مِنَ الْحَقِّ. فَاخْتَلَفُوا، فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ.

[2] http://mulya-abadi.blogspot.com/2013/10/penyembelihan-ismail-as_6622.html

 

 
Ali RA Menurut Syiah PDF Cetak E-mail
Bahasa Arab - Bahasa Arab Umum
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Sabtu, 19 April 2014 06:34

 

Kaum Syiah meyakini bahwa Ali RA, hidup di atas mendung. Orang yang telah dibunuh oleh Abdur Rahman bin Muljam, bukan Sayyidinaa Ali RA. Tetapi Syaitan yang menjelama sebagai Ali RA, di mata manusia. Ini penjelasan mereka tentang Ali RA, yang tidak bisa diterima akal sehat. Segala puji bagi Allah atas kenyataan yang ada. [1]

 


[1] الفرق بين الفرق (ص: 45)

زَعَمُوا أَنه فِي السَّحَاب والذى قَتله عبد الرَّحْمَن بن ملجم كَانَ شَيْطَانا تصور للنَّاس بِصُورَة على وَهَذَا مَالا انْفِصَال لَهُم عَنهُ وَالْحَمْد لله على ذَلِك.

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/04/ali-ra-menurut-syiah.html

 

 
Hadits tidak Shahih PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Jumat, 18 April 2014 20:24

 

Al-Qurthubi menyampaikan berita, “Ada yang berkata ‘Waswasil-Khannas’ adalah nama putra Iblis. Dia dibawa oleh Iblis, untuk diletakkan di depan Chawa. Dan dititipkan ‘rawatlah!’.

Adam AS datang untuk berkata ‘ini apa? Ya Chawa?’.

Chawa menjawab ‘musuh kita telah datang membawa ini’, dan berkata ‘rawatlah!’ padaku.

Adam AS berkata ‘bukankah saya telah berkata padamu; dia jangan kau taati mengenai sesuatu? Dialah yang telah menipu hingga kita melakukan kemaksiatan?’.

Adam AS mendekat, untuk memotong dan menjadikan Waswasil-Khannas, menjadi empat bagian. Tiap potongan digantungkan pada sebatang pohon. Karena marah.

Iblis datang untuk berkata ‘ya Chawa! Mana anak saya?’.

Chawa memberitakan ‘Tindakan Adam’, padanya.

Iblis memanggil ‘ya Khannas!’.

Khannas hidup, lalu menjawab.

Iblis mengambil lalu memberikan Khannas pada Chawa. Dan berkata ‘rawatlah!’.

Adam AS datang untuk mengambil dan membakar Khannas. Abunya ditaburkan di laut.

Iblis ‘alaihilla’nah datang, untuk bertanya ‘ya Chawa! Mana anak saya?’.

Chawa melaporkan perlakuan Adam atas Khannas, pada Iblis.

Iblis bergegas kelaut, untuk menyeru ‘ya Khannas!’.

Khannas hidup, dan menjawab. Lalu dibawa untuk diserahkan pada Chawa, yang ketiga kali.

Setelah mengamati dengan serius, Adam menyembelih dan membakar Khannas. Untuk dimakan berduaan dengan Chawa.

Iblis datang untuk bertanya pada Chawa. Dan diberi tahu tentang perlakuan Adam pada Khannas.

Iblis memanggil ‘ya Khannas!’.

Di dalam perut Adam dan Chawa, Khannas hidup dan menjawab.

Iblis berkata ‘inilah yang saya kehendaki! Tempat kalian di dada-dada anak-cucu Adam!’.

Maka Khannas mencaplok hati anak-cucu Adam AS, yang lupa Allah, sambil menggoda. Jika manusia ingat Allah, Khannas memuntahkan hatinya, dan mundur.

 

Hadits ini juga disampaikan oleh Tirmidzi dan Al-Hakim, di dalam kitab Nawadiril-Ushul, dengan isnad sampai Waheb bin Munabbih. Namun saya yakin bahwa berita ini ‘Tidak Shahih’. Dan Allah Taala yang lebih tahu.” [1]

 


[1] تفسير القرطبي (20/ 261)

وَقِيلَ: إِنَّ الْوَسْوَاسَ الْخَنَّاسَ ابْنٌ لِإِبْلِيسَ، جَاءَ بِهِ إِلَى حَوَّاءَ، وَوَضَعَهُ بَيْنَ يَدَيْهَا وَقَالَ: اكْفُلِيهِ. فَجَاءَ آدَمُ [عَلَيْهِ السَّلَامُ ] فَقَالَ: مَا هَذَا [يَا حَوَّاءُ ] ! قَالَتْ: جَاءَ عَدُوُّنَا بِهَذَا وَقَالَ لِي: اكْفُلِيهِ. فَقَالَ: أَلَمْ أقل لك لا تطيعيه في شي، هُوَ الَّذِي غَرَّنَا حَتَّى وَقَعْنَا فِي الْمَعْصِيَةِ؟ وَعَمَدَ إِلَى الْوَلَدِ فَقَطَعَهُ أَرْبَعَةَ أَرْبَاعٍ، وَعَلَّقَ كُلَّ رُبُعٍ عَلَى شَجَرَةٍ، غَيْظًا لَهُ، فَجَاءَ إِبْلِيسُ فَقَالَ: يَا حَوَّاءُ، أَيْنَ ابْنِي؟ فَأَخْبَرَتْهُ بِمَا صَنَعَ بِهِ آدَمُ [عَلَيْهِ السَّلَامُ] فَقَالَ: يَا خَنَّاسُ، فَحَيِيَ فَأَجَابَهُ. فَجَاءَ بِهِ إِلَى حَوَّاءَ وَقَالَ: اكْفُلِيهِ، فَجَاءَ آدَمُ [عَلَيْهِ السَّلَامُ] فحرقه بالنار، ودر رَمَادَهُ فِي الْبَحْرِ، فَجَاءَ إِبْلِيسُ [عَلَيْهِ اللَّعْنَةُ] فَقَالَ: يَا حَوَّاءُ، أَيْنَ ابْنِي؟ فَأَخْبَرَتْهُ بِفِعْلِ آدم إياه، فذهب إِلَى الْبَحْرِ، فَقَالَ: يَا خَنَّاسُ، فَحَيِيَ فَأَجَابَهُ. فَجَاءَ بِهِ إِلَى حَوَّاءَ الثَّالِثَةَ، وَقَالَ: اكْفُلِيهِ. فَنَظَرَ، إِلَيْهِ آدَمُ، فَذَبَحَهُ وَشَوَاهُ، وَأَكَلَاهُ جَمِيعًا. فَجَاءَ إِبْلِيسُ فَسَأَلَهَا فَأَخْبَرَتْهُ [حَوَّاءُ ] . فَقَالَ: يَا خَنَّاسُ، فَحَيِيَ فَأَجَابَهُ [فَجَاءَ بِهِ] مِنْ جَوْفِ آدَمَ وَحَوَّاءَ. فَقَالَ إِبْلِيسُ: هَذَا الَّذِي أَرَدْتُ، وَهَذَا مَسْكَنُكَ فِي صَدْرِ وَلَدِ آدَمَ، فَهُوَ ملتقم قلب ابن آدَمَ مَا دَامَ غَافِلًا يُوَسْوِسُ، فَإِذَا ذَكَرَ اللَّهَ لَفَظَ قَلْبَهُ وَانْخَنَسَ. ذَكَرَ هَذَا الْخَبَرَ التِّرْمِذِيُّ والْحَكِيمُ فِي نَوَادِرِ الْأُصُولِ بِإِسْنَادٍ عَنْ وهب ابن مُنَبِّهٍ. وَمَا أَظُنُّهُ يَصِحُّ، وَاللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ.

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/04/hadits-tidak-shahih.html

 

 
Tasbih Dahsyat PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Kamis, 17 April 2014 17:38

Tasbih yang akan membuat makhluq bergetar, adalah:

‘Subhaana Dzil-Mulki wal-Malakuut. Subhaana Rabbil-‘Arsyi Dzil-Jabaruut. Subhaanal-Hayyi lladzi laa yamuut. Subhaanalladzii yumiitul khalaaiqa laa yamuut. Subbuuhun Quddusun Rabbul malaaikati warruuh. Qudduusun Qudduusun. Subhaana Rabbinaa Al-A’laa. Subhaana Dzis Sulthaani wal ‘Adzmah. SubhaanaHuu abadan abadan’.

Artinya:

Maha Suci Pemilik Kerajaan dan Kerajaan akbar. Maha Suci Tuhan Arasy si Maha pemaksa. Maha Suci yang Maha Hidup yang takkan wafat. Maha Suci yang mematikan makhluq-makhluq, yang takkan wafat. Maha Suci Maha Qudus Tuhan seluruh malaikat dan ruh. Maha Qudus Maha Qudus. Maha Suci Tuhan kami yang paling Mulia. Maha Suci pemilik Kerajaan dan kedahsyatan. Maha Suci Dia selama-lamanya.

Arabicnya:

سُبْحَانَ ذِي الْمُلْكِ وَالْمَلَكُوتِ، سُبْحَانَ رَبِّ الْعَرْشِ ذِي الْجَبَرُوتِ سُبْحَانَ الْحَيِّ الذِي لَا يَمُوتُ، سُبْحَانَ الذِي يُمِيتُ الْخَلَائِقَ وَلَا يَمُوتُ، سُبّوح قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ، قُدُّوسٌ قُدُّوسٌ، سُبْحَانَ رَبِّنَا الْأَعْلَى، سُبْحَانَ ذِي السُّلْطَانِ وَالْعَظْمَةِ، سُبْحَانَهُ أَبَدًا أَبَدًا.

 

Karena ini ucapan para malaikat yang berada di bawah Allah. Yang akan menjadi pusat perhatian semua makhluq, di hari Kiamat. Rujukan dari tulisan ini: تفسير ابن كثير (1/ 567)

وَقَدْ ذَكَرَ الْإِمَامُ أَبُو جَعْفَرِ بْنُ جَرِيرٍ هَاهُنَا حَدِيثَ الصُّورِ بِطُولِهِ مِنْ أَوَّلِهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَهُوَ حَدِيثٌ مَشْهُورٌ سَاقَهُ غَيْرُ وَاحِدٍ مِنْ أَصْحَابِ الْمَسَانِيدِ وَغَيْرِهِمْ، وَفِيهِ: "أَنَّ النَّاسَ إِذَا اهْتَمُّوا لِمَوْقِفِهِمْ فِي الْعَرَصَاتِ تَشَفَّعُوا إِلَى رَبِّهِمْ بِالْأَنْبِيَاءِ وَاحِدًا وَاحِدًا، مِنْ آدَمَ فَمَنْ بَعْدَهُ، فَكُلُّهُمْ يَحِيدُ عَنْهَا حَتَّى يَنْتَهُوا إِلَى مُحَمَّدٍ، صَلَوَاتُ اللَّهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ، فَإِذَا جاؤوا إِلَيْهِ قَالَ: أَنَا لَهَا، أَنَا لَهَا. فَيَذْهَبُ فَيَسْجُدُ لِلَّهِ تَحْتَ الْعَرْشِ، وَيَشْفَعُ عِنْدَ اللَّهِ فِي أَنْ يَأْتِيَ لِفَصْلِ الْقَضَاءِ بَيْنَ الْعِبَادِ، فيُشفّعه اللَّهُ، وَيَأْتِي فِي ظُلَل مِنَ الْغَمَامِ بَعْدَ مَا تَنْشَقُّ السَّمَاءُ الدُّنْيَا، وَيَنْزِلُ مَنْ فِيهَا مِنَ الْمَلَائِكَةِ، ثُمَّ الثَّانِيَةُ، ثُمَّ الثَّالِثَةُ إِلَى السَّابِعَةِ، وَيَنْزِلُ حَمَلَةُ الْعَرْشِ والكَرُوبيّون ، قَالَ: وَيَنْزِلُ الْجَبَّارُ، عَزَّ وَجَلَّ، فِي ظُلَل مِنَ الْغَمَامِ والملائكةُ، وَلَهُمْ زَجَل مِنْ تَسْبِيحِهِمْ يَقُولُونَ: سُبْحَانَ ذِي الْمُلْكِ وَالْمَلَكُوتِ، سُبْحَانَ رَبِّ الْعَرْشِ ذِي الْجَبَرُوتِ سُبْحَانَ الْحَيِّ الذِي لَا يَمُوتُ، سُبْحَانَ الذِي يُمِيتُ الْخَلَائِقَ وَلَا يَمُوتُ، سُبّوح قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ، قُدُّوسٌ قُدُّوسٌ، سُبْحَانَ رَبِّنَا الْأَعْلَى، سُبْحَانَ ذِي السُّلْطَانِ وَالْعَظْمَةِ، سُبْحَانَهُ أَبَدًا أَبَدًا".

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/04/tasbih-dahsyat.html

 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Latest News

Popular


Diperkuat dengan Joomla!. Designed by: joomla themes movie stars Valid XHTML and CSS.