Jadwal Kegiatan

<< September 2014 >> 
 Se  Se  Ra  Ka  Ju  Sa  Mi 
  1  2  3  4  5  6  7
  8  91011121314
15161718192021
22232425262728
2930     

Pilih Artikel

Statistik


Kunjungan hari ini:68
Kunjungan kemarin:42
Kunjungan bulan ini:68
Kunjungan bulan lalu:1854
Kunjungan tahun ini:14989
Kunjungan total67789
Jadwal : Klik tanggal yang ditandai pada kalender JADWAL KEGIATAN di sebelah kiri
Manfaat Menikah PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Sabtu, 30 Agustus 2014 15:37

Lam yuro lilmutahaabbaini mitslun nikaach. Artinya: Mutlak takkan dilihat ‘Manfaat Semisal Menikah’ untuk sepasang kekasih yang saling mencintai.

 

Arabnya:

لَمْ يُرَ لِلْمُتَحاَبَّيْنِ مِثْلُ النِّكاَحِ

 

Rujukan: كنز العمال (16/ 489)

45597- "من مسند جابر بن عبد الله" عن جابر قال: جاء رجل إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقال: يا رسول الله عندنا يتيمة خطبها رجلان موسر ومعسر، وهي تهوى المعسر ونحن نهوى الموسر، فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: " لَمْ يُرَ لِلْمُتَحاَبَّيْنِ مِثْلُ النِّكاَحِ

. " ابن النجار".

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/08/manfaat-menikah.html

 
Meridhoi Kodar PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Rabu, 20 Agustus 2014 08:05

Ada yang berangan-angan, “Seandainya, aku punya Pagani Zonda C12F, pasti bahagia sekali.”

Ada juga yang berangan-angan, “Andai kebutaanku sembuh, betapa bahagia.”

Tapi ada juga yang berangan-angan, “Seandainya dia mau jadi istriku, betapa bahagia.”

Itulah angan-angan manusia, tidak bisa disamakan. Padahal letaknya bahagia ada pada rasa atau hati. Kalau kita sudah ridho terhadap qodar yang Allah sodorkan pada diri kita, ya kita bahagia.

Nabi SAW bersabda:

  1. “Hindari barang-barang haram! Kau akan menjadi orang yang ibadahnya mengalahkan yang lain!
  2. Ridholah pada yang ditentukan untukmu, oleh Allah! Kau akan menjadi lebih kayanya Manusia!
  3. Berbuat baiklah pada tetangamu! Kau akan menjadi orang iman (yang sempurna)!
  4. Cintai Manusia! Seperti kau mencintai dirimu! Kau akan jadi orang Islam (yang sempurna)!
  5. Jangan banyak tertawa! Karena banyak tertawa, mematikan hati!.”

 

Rujukan: سنن الترمذي (4/ 551)

2305 - حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ هِلَالٍ الصَّوَّافُ البَصْرِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ أَبِي طَارِقٍ، عَنْ الحَسَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ يَأْخُذُ عَنِّي هَؤُلَاءِ الكَلِمَاتِ فَيَعْمَلُ بِهِنَّ أَوْ يُعَلِّمُ مَنْ يَعْمَلُ بِهِنَّ» ؟ فَقَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: فَقُلْتُ: أَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ، فَأَخَذَ بِيَدِي فَعَدَّ خَمْسًا وَقَالَ: «اتَّقِ المَحَارِمَ تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ، وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللَّهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ، وَأَحْسِنْ إِلَى جَارِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا، وَأَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ تَكُنْ مُسْلِمًا، وَلَا تُكْثِرِ الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ القَلْبَ» : " هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ جَعْفَرِ بْنِ سُلَيْمَانَ وَالحَسَنُ لَمْ يَسْمَعْ مِنْ أَبِي هُرَيْرَةَ شَيْئًا. هَكَذَا رُوِيَ عَنْ أَيُّوبَ، وَيُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ، وَعَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ، وَرَوَى أَبُوعُبَيْدَةَ النَّاجِيُّ، عَنِ الْحَسَنِ، هَذَا الْحَدِيثَ قَوْلَهُ: وَلَمْ يَذْكُرْ فِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ "

__________

 

[حكم الألباني] : حسن.

 
Menangis Dalam Shalat PDF Cetak E-mail
Artikel Lainnya - Artikel Umum
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Rabu, 20 Agustus 2014 07:07

Bagi Nabi SAW, para Sahabat, para Tabiin, dan para Ulama Besar, ‘menangis dalam shalat’, merupakan hal yang biasa. Karena mereka sadar ‘Sedang Menghadap Allah’.

Bagaimanakah dengan kita?

Benarkah kita ini cinta Allah?

Benarkah kita ini rindu Allah?

Sadarkah bahwa Syaitan menghalang-halangi, agar kita tidak mendekat Allah?

Allahumma qarribnaa ialaiKa waalchiqnaa birrafiiqil a’laa. Aamiiiin.

اللهم قربنا اليك والحقنا بالرفيق الاعلى امين

 
Qurthubi dan Assayyuthi Mengkritik Hadits PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Minggu, 03 Agustus 2014 22:44

Dari Umar bin Al-Khatthab Ra, Rasulullah SAW bersabda, “Al-Qur’an berisi 1.027.000 huruf. Barangsiapa membaca dengan sabar dan mengharapkan pahala, maka dari tiap hurufnya, dia mendapatkan istri bidadari, bermata indah.”

Hadits ini tidak diriwayatkan dari Umar Ra, kecuali dengan Isnad ini. Chafsh bin Maisarah menyendiri (memufrod)kan) Hadits ini. [1]

 

Assayyuthi menilai guru Thabrani kurang tsiqat (terpercaya). Dalam Al-Itqan, dia menulis, “Atthabrani telah mengeluarkan riwayat ini dari Umar bin Al-Khatthab, secara marfuk:

Al-Qur’an berisi 1.027.000 huruf. Barangsiapa membaca dengan sabar dan mengharapkan pahala, maka dari tiap hurufnya, dia mendapatkan istri bidadari, bermata indah.

Rijal (para Penyampai) Hadits ini tsiqat (terpercaya). Kecuali guru Thabrani, Muhammad bin Ubaid bin Adam bin Abi Iyas. Dia dikritik oleh Adzahabi karena Hadits ini. Sungguh yang dimaksud di sini juga, Jumlah Aslinya Al-Qur’an (semuanya). Karena jumlah huruf yang ada sekarang ini tidak sampai jumlah tersebut (banyak yang dimansukh secara tilawah).” [2]

Al-Qurthubi menulis, “Adapun jumlah huruf dan juz Al-Qur’an, Salam Abu Muhammad Al-Hamani meriwayatkan, ‘sungguh Hajaj bin Yusuf telah mengumpulkan: 

  1. Qura’ (para Ahli Baca Al-Qur’an). 
  2. Huffadl (para Penghafal Al-Qur’an).
  3. Dan Kuttab (para Penulis Al-Qur’an)’.

Lalu berkata ‘berilah khabar padaku tentang Al-Qur’an semuanya! Terdiri berapa huruf kah?’

‘Saat itu saya berada di pertengahan mereka’ kata Salam 'setelah menghitung, kami berijma’ (sepakat) bahwa, Al-Qur’an terdiri 340. 740 huruf. 

Dia juga berkata ‘berilah khabar padaku tepat pada manakah? Huruf di tengah Al-Qur’an?’.

Ternyata huruf fa dalam lafal وَلْيَتَلَطَّفْ, dalam Surat Al-Kahfi.” [3]

 


[1] المعجم الأوسط (6/ 361)

6616 - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ آدَمَ بْنِ أَبِي إِيَاسٍ الْعَسْقَلَانِيُّ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ جَدِّي آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ، ثَنَا حَفْصُ بْنُ مَيْسَرَةَ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْقُرْآنُ أَلْفُ أَلْفِ حَرْفٍ، وَسَبْعَةٌ وَعِشْرُونَ أَلْفِ حَرْفٍ، فَمَنْ قَرَأَهُ صَابِرًا مُحْتَسِبًا كَانَ لَهُ بِكُلِّ حَرْفٍ زَوْجَةٌ مِنَ الْحُورِ الْعَيْنِ»

لَا يُرْوَى هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِلَّا بِهَذَا الْإِسْنَادِ، تَفَرَّدَ بِهِ حَفْصُ بْنُ مَيْسَرَةَ ".

[2] الإتقان في علوم القرآن (1/ 242)

وَأَخْرَجَ الطَّبَرَانِيُّ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ مَرْفُوعًا: "الْقُرْآنُ أَلْفُ ألف حرف وسبعة وعشرون أَلِفِ حَرْفٍ فَمَنْ قَرَأَهُ صَابِرًا مُحْتَسِبًا كَانَ لَهُ بِكُلِّ حَرْفٍ زَوْجَةٌ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ ".رِجَالُهُ ثِقَاتٌ إِلَّا شَيْخَ الطَّبَرَانِيِّ مُحَمَّدَ بْنَ عبيد بن آدم ابن أَبَى إِيَاسٍ تَكَلَّمَ فِيهِ الذَّهَبِيُّ لهذا الحديث. وَقَدْ حُمِلَ ذَلِكَ عَلَى مَا نُسِخَ رَسْمُهُ مِنَ الْقُرْآنِ أَيْضًا إِذِ الْمَوْجُودُ الْآنَ لَا يَبْلُغُ هَذَا الْعَدَدَ.

[3] تفسير القرطبي (1/ 64)

 وَأَمَّا عَدَدُ حُرُوفِهِ وَأَجْزَائِهِ فَرَوَى سَلَامٌ أَبُو مُحَمَّدٍ الْحِمَّانِيُّ أَنَّ الْحَجَّاجَ بْنَ يُوسُفَ جَمَعَ الْقُرَّاءَ وَالْحُفَّاظَ وَالْكُتَّابَ، فَقَالَ: أَخْبِرُونِي عَنِ الْقُرْآنِ كُلِّهِ كَمْ مِنْ حَرْفٍ هُوَ؟. قَالَ: وَكُنْتُ فِيهِمْ، فَحَسَبْنَا فَأَجْمَعْنَا عَلَى أَنَّ الْقُرْآنَ ثَلَاثُمِائَةِ أَلْفِ حَرْفٍ وَأَرْبَعُونَ أَلْفَ حرف وسبعمائة حرف وأربعون حرفا وقال: فَأَخْبِرُونِي إِلَى أَيِّ حَرْفٍ يَنْتَهِي نِصْفُ الْقُرْآنِ؟ فإذا هو الْكَهْفِ" وَلْيَتَلَطَّفْ" فِي الْفَاءِ.

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/08/qurthubi-dan-assayyuthi-mengkritik.html

 

 
Wasiat Akhir Abu Bakr RA PDF Cetak E-mail
Kajian Agama - Kajian Hadits
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam (merupakan salah satu ulama LDII dan Penulis Misteri Bilangan 7)   
Minggu, 03 Agustus 2014 08:25

Dalam Hadits Abu Nuaim dijelaskan, “Ketika Maut Menghampiri Abu Bakr.” Kalau kita bisa mengamalkan Wasiat tersebut, in syaa Allah pasti akan lebih baik. Bahkan bisa menjadi orang hebat di Mata Allah, dan di mata Manusia:

Abdur Rohman bin Abdillah bin Basith, berkata, “Ketika Maut datang menghampiri, Abu Bakr Ra memanggil Umar Ra, untuk berkata ‘takutlah Allah! Ya Umar! Ketahuilah bahwa:

  1. Ada amalan siang yang takkan diterima oleh Allah, jika diamalkan di malam hari.
  2. Ada amalan malam yang takkan diterima oleh Allah, jika diamalkan di siang hari.
  3. Sungguh Allah takkan menerima amalan sunnah, hingga amalan wajib diamalkan.
  4. Sungguh timbangan amal orang di Hari Kiamat, berat, karena di dunia, mereka mengikuti dan mementingkan kebenaran. Maka hak yang akan ditimbang nanti akan berat.
  5. Sungguh timbangan amal di Hari Kiamat nanti, ringan, karena di dunia mereka mengikuti dan meremehkan kebathilan. Kebathilan yang akan diletakkan dalam timbangan tersebut, akan membuat mereka remeh.
  6. Sungguh Allah telah menuturkan Ahli Surga. Yang dituturkan Baiknya Amal mereka. Allah mengampuni kesalahan-kesalahan mereka’. Jika mereka dituturkan, kau berkata ‘saya takut jika tidak bisa bergabung pada mereka’.
  7. Sungguh Allah telah menuturkan Ahli Neraka. Yang dituturkan Kejelekan Amal mereka. Allah enggan berbuat baik pada mereka. Kalau mereka dituturkan, saya berkata ‘saya bertekat takkan bergabung pada mereka’.
  8. Hendaklah seorang hamba, senang dan takut. Jangan berangan-angan yang akan memberatkan Allah. Dan jangan putus asa dari RahmatNya azza wajalla.

Jika kau melaksanakan wasiat saya, cintamu pada kematian takkan menghilang. Yaitu yang pasti datang menghampiri kau. Jika kau meremehkan wasiat saya, kebencianmu pada kematian takkan menyingkir dari sisimu. Padahal kau takkan mampu menghindari Renggutannya.” [1]

 


[1] حلية الأولياء وطبقات الأصفياء (1/ 36)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْحَسَنِ، ثَنَا بِشْرُ بْنُ مُوسَى، ثَنَا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى، ثَنَا فِطْرُ بْنُ خَلِيفَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ سَابِطٍ، قَالَ: لَمَّا حَضَرَ أَبَا بَكْرٍ الْمَوْتُ دَعَا عُمَرَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا فَقَالَ لَهُ: " اتَّقِ اللهَ يَا عُمَرُ , وَاعْلَمْ أَنَّ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ عَمَلًا بِالنَّهَارِ لَا يَقْبَلُهُ بِاللَّيْلِ , وَعَمَلًا بِاللَّيْلِ لَا يَقْبَلُهُ بِالنَّهَارِ , وَأَنَّهُ لَا يَقْبَلُ نَافِلَةً حَتَّى تُؤَدَّى الْفَرِيضَةُ , وَإِنَّمَا ثَقُلَتْ مَوَازِينُ مَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِاتِّبَاعِهُمُ الْحَقَّ فِي الدُّنْيَا وَثِقَلُهُ عَلَيْهِمْ , وَحَقَّ لِمِيزَانٍ يُوضَعُ فِيهِ الْحَقُّ غَدًا أَنْ يَكُونَ ثَقِيلًا , وَإِنَّمَا خَفَّتْ مَوَازِينُ مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِاتِّبَاعِهُمُ الْبَاطِلَ فِي الدُّنْيَا وَخِفَّتِهِ عَلَيْهِمْ , وَحَقَّ لِمِيزَانٍ يُوضَعُ فِيهِ الْبَاطِلُ غَدًا أَنْ يَكُونَ خَفِيفًا , وَإِنَّ اللهَ تَعَالَى ذَكَرَ أَهْلَ الْجَنَّةِ فَذَكَرَهُمْ بِأَحْسَنِ أَعْمَالِهِمْ , وَتَجَاوَزَ عَنْ سَيِّئَاتِهِمْ، فَإِذَا ذَكَرْتَهُمْ قُلْتَ: إِنِّي لَأَخَافُ أَنْ لَا أَلْحَقَ بِهِمْ , وَأَنَّ اللهَ تَعَالَى ذَكَرَ أَهْلَ النَّارِ فَذَكَرَهُمْ بِأَسْوَأِ أَعْمَالِهِمْ , وَرَدَّ عَلَيْهِمْ أَحْسَنَهُ , فَإِذَا ذَكَرْتُهُمْ قُلْتُ: إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ لَا أَكُونَ مَعَ هَؤُلَاءِ , لِيَكُونَ الْعَبْدُ رَاغِبًا رَاهِبًا , لَا يَتَمَنَّى عَلَى اللهِ وَلَا يَقْنَطُ مِنْ رَحْمَتِهِ عَزَّ وَجَلَّ , فَإِنْ أَنْتَ حَفِظْتَ وَصِيَّتِي فَلَا يَكُنْ غَائِبًا أَحَبُّ إِلَيْكَ مِنَ الْمَوْتِ , وَهُوَ آتِيَكَ , وَإِنْ أَنْتَ ضَيَّعْتَ وَصِيَّتِي فَلَا يَكُنْ غَائِبًا أَبْغَضُ إِلَيْكَ مِنَ الْمَوْتِ , وَلَسْتَ بِمُعْجِزِهِ ".

 

Rujukan: http://mulya-abadi.blogspot.com/2014/08/wasiat-akhir-abu-bakr-ra.html

 

 
« MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir »

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Latest News

Popular


Diperkuat dengan Joomla!. Designed by: joomla themes movie stars Valid XHTML and CSS.