|
Bahasa Arab -
Bahasa Arab Umum
|
|
Ditulis oleh KH. Shobirun Ahkam
|
|
Jumat, 20 Januari 2012 11:09 |
|
Surat Al-Kahf ayat 50
Beberapa orang penting bertanya, “Apakah Iblis punya anak dan cucu yang disebut Jin?.” Sebetulnya Allah sudah menjelaskan mengenai itu semua di dalam surat Al-Kahfi, dan pernah dibahas oleh KH Kasmudi, bahkan oleh Ustas Besar Mbah Katolo yang baik hati juga pernah dibahas ulang. Allah berfirman:
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآَدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا [الكهف/50]
Artinya:
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman pada para malaikat: “Bersujudlah pada Adam!.” Sontak mereka bersujud kecuali iblis. Konon dia tergolong jin, namun telah fasiq (meninggalkan) dari perintah Tuahannya. Masyak kalian mengambil dia dan anak-cucuya sebagai kekasih-kekasih selain Aku (Allah)? Padahal mereka musuh bagi kalian? Sejelek-jelek ganti bagi kaum yang lalim.
Ibnu Abi Chatim menulis di dalam Tafsirnya: تفسير ابن أبي حاتم - (ج 9 / ص 209)
- 13900 عَنِ ابْنِ شهاب، فِي قَوْلِهِ:" " إِلا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الجِنّ}، قَالَ: إبليس أبو الجِنّ، كما إِنَّ آدم أبو الإِنْس، وآدم مِنَ الإِنْس وهو أبوهم، وإبليس مِنَ الجِنّ وهو أبوهم، وقد تبين للناس ذَلِكَ حين قَالَ الله: " أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي}".
Artinya:
Dari Ibnu Syihab mengenai FirmanNya, “Kecuali Iblis yang konon terolong Jin.” Dia berkata, “Iblis adalah kakeknya jin sebagaimana sungguh Adam kakeknya manusia. Adam tergolong manusia, dan dia kakek mereka; Iblis pun tergolong jin, dan dia juga kakek mereka. Sungguh penjelasan mengenai itu telah jelas bagi manusia ketika Allah berfirman ‘masyak kalian mengambil dia dan anak-cucunya sebagai kekasih selain Aku (Allah)? Padahal mereka musuh bagi kalian?’.”
- 13901 عَنْ شهر بن حوشب، قَالَ:"كَانَ إبليس مِنَ الجِنّ الذين طردتهم الملائكة فأسره بعض الملائكة فذهب به إِلَى السَّمَاء".قوله: " فَفَسَقَ عَنِ امْرِ رَبِّهِ}. Artinya: Dari Syahr bin Chausyab: “Konon Iblis tergolong jin yang diusir (diperangi) oleh para malaikat. Dia ditawan oleh sebagian malaikat untuk dibawa ke langit. FirmanNya ‘namun dia telah melanggar mengenai perintah Tuhannya’.” Dijelaskan di bawah ini:
- 13903 عَنْ مُجَاهِدٍ، فِي قَوْلِهِ:" " أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ}، قَالَ: ولد إبليس خمسة: ثبر، والأعور، وزلنبور، ومسوط، وداسم، فمسوط صاحب الصخب، والأعور وداسم لا أدري مَا يفعلان، والثبر صاحب المصائب، وزلنبور الّذِي يفرق بين الناس، ويبصر الرجل عيوب أهله".
Artinya:
Dari Mujahid, tentang FirmanNya: “Masyak kalian mengambil dia dan anak-cucunya (dst)?.”
Dia berkata, “Putra Iblis lima: 1). Tsabr. 2). Al-A’war. 3). Zalnabur. 4). Miswath. 5). Dasim. Miswath bertugas membuat pertengkaran. Al-A’war dan Dasim tugasnya apa, saya nggak tahu. Tsabr yang bertugas pada yang berkaitan dengan musibah-musibah. Zalnabur yang bertugas membuat orang tidak rukun, dan membuat lelaki tahu rahasia pasangan hidupnya (suami atau istri).”
Lafal ‘kaana’ (كَانَ) di dalam ‘kaana minal jin’ (كَانَ مِنَ الْجِنِّ), menunjukkan lampau. Artinya sejak dulu dia telah tergolong jin. Akan lebih jelas jika dibuka lagi CAI entah yang tahun berapa.
Tulisan ini bisa dicari di: http://mulya-abadi.blogspot.com/2012/01/bedah-tafsir-ibnu-abi-chatim.html
atau:http://www.mulungan.org/index.php/component/content/article/36-bahasa-arab-umum/408-bedah-tafsir-ibnu-abi-chatim
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 20 Januari 2012 11:44 |